Tuesday, January 10

Tulisan tentang CINTA..

0 comments

Orang yang hanya mampu mencintai dengan kata kata yang indah, atau cuman mengucapkan met pagi, met malem, met mandi, met mandi dan met met yang lainnya.. hanya mampu mencintai anda 10%-25%. Walaupun, rasa cinta yang hanya diucapkan ini sebesar 25% saja dalam kehidupan suami-istri menjadi salah satu masalah yang besar. (katanya) banyak para suami yang gengsi ataupun sungkan sekali mengatakan I love u beb, aku sayang kamu dan semacamnya kepada wanita yang bersedia menjadi pendamping hidupnya selamanya itu. Karena sang pria beralasan “aku kan kalo cinta memberi bukti, (nafkah/uang) jadi gak perlu bilang lagi”. Padahal entah kenapa, kata kata itu sungguh mencerminkan dan benar benar memberi bukti akan setianya cinta yang telah diucapkan ketika itu berujung pada pelaminan dan menjadi hal yang paling dirindukan sang kekasih. Lagipula, kenapa musti malu, sungkan ataupun gengsi to kalo bilang I love u gtuu.. padahal itu kan kata yang ketika anda pacaran dulu paling sering anda ucap dan paling membahagiakan ketika sang kekasih membalasnya dengan senyum mesra dan mengucapkan I love u kembali pada anda. Indah sekali yaa. . J

Namun, ini akan menjadi hal yang sangat kurang ketika anda hanya lewat “mulut” saja tanpa memberi bukti. Hal ini paling rawan ketika anda berkenalan dengan orang dari fb yang belum kenal sambil bertatap muka atau seseorang yang tampan sekali yang mampu membuat anda klepek klepek , tiba tiba menyatakan cintanya pada anda. Yaa biasa dikenal dengan sebutan Permainan Cowok (Playboy). Karena, salah satu ciri orang yang munafik adalah yang dikatakan dan dilakukannya berbeda jauh! Mereka bilang sayang, bilang cinta tetapi mengabaikan anda. Apa itu yang namanya cinta?! Apa itu yang namanya Cinta dan Kasih Sayang yang Baik?! Bukan! Karena orang yang melukai anda bukanlah orang yang mencintai anda.

TAPI! Harus diingat sekali bahwa, MELUKAI ada 2 versi. Dimana versi pertama ketika anda dilukai dalam keadaan anda melakukan tindakan yang baik. Maksud Tuhan memberi pelukaan tersebut kepada anda adalah untuk membuat ANDA KUAT! “Berlian pun tidak akan menjadi sebuah berlian jika tidak terkena goresan”. Dan karena berlian adalah batu yang paling kuat didunia maka harus digoreskan dengan berlian pula. Dan sekarang silakan bayangkan berlian itu adalah anda.

Versi kedua adalah dimana anda dilukai dalam keadaan yang salah dan anda akan merasa sakit sekali karena tidak ada yang setuju dengan pendapat anda. Maksud Tuhan memberi pelukaan tersebut kepada anda adalah untuk membuat ANDA KEMBALI PADA YANG BAIK! Biasanya itu terjadi pada orang masih memiliki ego yang tinggi, dimana kemampuan berbagi bahkan “mengerti” akan pelukaan bahwa jalan yang dilaluinya itu kuranglah baik. Contoh yang lain lagi adalah anak yang durhaka pada orang tua, dimana ketika orang tua member nasihat yang baik namun kita terlalu sering membantah. (ingat lho, nasihat yang BAIK! Selain itu, abaikan!)

Karena Tuhan pun telah berfirman, bahwa kita hanya orang orang yang merugi kecuali melakukan hal hal baik yang soleh, dan nasehat menasehati dalam KEBAIKAN dan nasehat menasehati dalam kesabaran. Itu firman Tuhan! Bukan buatan manusia dan sudah ditetapkan bahkan sebelum kakek nenek kita lahir.

Well, dalam bahasan panjang kita mengenai CINTA kita ini saya harap dapat memberi sebuah kesimpulan, bahwa dalam kita mencintai janganlah setengah setengah. Jangan dimulut saja atau jangan di bukti saja. ”Lebih baik segera dilukai dalam cinta yang asli, daripada terpenjara dalam cinta yang palsu”(Mario Teguh). Yang mungkin maksudnya, jika kita benar benar cinta, ya CINTAILAH! Sepenuh dan semampu kita walaupun suatu hari nanti kita akan dilukai dan merasa sangat terluka karena begitu besarnya cinta yang kita berikan. Itulah mengapa masih saja ada orang yang main main dengan cinta, padahal cinta itu adalah hal yang menyangkut perasaan yang paling sering kita rasakan dalam hidup. Tapi harus diingat bahwa, cinta itu MEMBAIKAN. Jadi kita juga harus pastikan bahwa yang kita lakukan ini adalah yang BAIK bagi orang yang kita kasihi agar kita tidak mencintai dengan cara yang salah dan hanya akan melukai kedua belah pihak yang saling mencinta itu. “Cinta itu bagaikan burung dalam genggaman. Jika terlalu erat kita remas, maka ia akan kesakitan. Namun, jika kita terlalu longgarkan genggaman kita maka ia akan terbang pergi”. Saling mengasihi, saling mengerti dan saling memahamilah dalam cinta. Karena cinta itu pasti menuntut, dan yang paling simple adalah kita pasti menuntut untuk dicintai kembali. “Cinta/ ikatan persaudaraan/ silaturahmi itu seperti seutas tali. Dimana jika satu sisinya mengencang, maka sisi yang lain harus mengendur. Dan jika satu sisinya mengendur, maka sisi yang lain haruslah mengencang, agar ikatan itu tetap kuat, kencang, dan utuh”.

Sekian dulu ya tulisan saya tentang cinta ini. Sungguh, kata kata indah yang saya temple diatas tadi bukanlah murni dari saya, tapi dari seorang MARIO TEGUH yang membuat saya belajar dan lebih mengerti akan bahasan kita hari ini. Terima kasih yang terhingga besarnya saya hanturkan kepada beliau, guru dan juga inspirator terbaik yang pernah saya temui.

Jika ada salah kata, tulisan saya minta maaf. Tulisan saya tidak saya tujukan untuk menyindir dan melukai satu pihak, tapi agar memberikan suatu pencerahan dan pengertian baru kepada teman teman blogger sekalian dan juga saya sendiri. So, marilah kita menjadi diri kita yang baru, yang lebih penyayang dan mencintai dengan utuh dari sebelum sebelumnya.

See u next posting, guys.. J

Salam tulis menulis..

Leave a Reply